
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada awal perdagangan hari ini. IHSG dibuka langsung tertekan dan jatuh ke level 8.100-an.
Berdasarkan data RTI, Senin (2/2/2026), IHSG tercatat berada di posisi 8.132,36 pada pukul 09.05 WIB. Angka tersebut turun 197 poin atau melemah 2,37 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. IHSG sendiri dibuka di level 8.306,18.
Tekanan terjadi hampir di seluruh sektor. Sebanyak 388 saham tercatat melemah, sementara 180 saham menguat dan 126 saham bergerak stagnan. Pada awal perdagangan, volume transaksi mencapai 3,95 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,74 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 312.135 kali.
Pelemahan IHSG ini memperpanjang tekanan yang terjadi sejak pekan lalu. Pasar saham domestik sempat terpukul setelah rilis laporan MSCI terkait kondisi pasar saham Indonesia. Situasi tersebut kemudian diikuti dengan pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) serta sejumlah pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pemerintah pun bergerak cepat dengan menunjuk pejabat sementara di BEI dan OJK. Langkah perbaikan tata kelola bursa efek disebut akan segera dilakukan untuk memulihkan kepercayaan pasar.





