Palari Films Rayakan 10 Tahun, Umumkan 7 Film Baru dari Monster Pabrik Rambut hingga Menari dengan Bayangan

EDZ04392

BicaraPlus – Palari Films merayakan satu dekade perjalanan di industri perfilman Indonesia lewat momentum bertajuk “A Decade of Voyage”, sekaligus mengumumkan tujuh judul film terbaru yang siap memperluas jejak kreatif mereka di layar lebar dan festival internasional.

Tujuh judul yang diperkenalkan adalah Monster Pabrik Rambut, Desember Jani, Menari dengan Bayangan, Baju Tebal, I Wanna Dance with Myself, Goldfish, dan Strange Root. Deretan proyek ini memperlihatkan bagaimana Palari terus konsisten menghadirkan karya yang berani, relevan, dan artistik.

Didirikan oleh Meiske Taurisia, Muhammad Zaidy, dan sutradara Edwin, Palari Films telah menjadi salah satu rumah produksi paling berpengaruh di Indonesia. Perjalanan mereka dimulai dari Posesif (2017), berlanjut ke Aruna & Lidahnya, hingga menorehkan sejarah lewat Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang memenangkan Golden Leopard di Festival Film Locarno.

Momentum 10 tahun ini semakin spesial dengan hadirnya Monster Pabrik Rambut, film terbaru arahan Edwin yang akan tayang di bioskop Indonesia pada 4 Juni 2026 setelah world premiere di Berlinale 2026.

Film ini dibintangi Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, serta Sal Priadi. Menariknya, Iqbaal Ramadhan juga terlibat sebagai produser eksekutif, menandai kolaborasi keduanya dengan Palari setelah Ali & Ratu-Ratu Queens.

Selain itu, Desember Jani menjadi sorotan karena merupakan debut film panjang Ariani Darmawan sekaligus proyek all women, sementara Menari dengan Bayangan menghadirkan adaptasi layar lebar dari album ikonik Hindia dengan Baskara Putra sebagai produser eksekutif.

Palari juga memperkuat regenerasi sineas lewat kolaborasi bersama Khozy Rizal untuk I Wanna Dance with Myself dan Aditya Ahmad untuk Goldfish. Di sisi lain, proyek Strange Root memperluas jaringan ko-produksi internasional Palari bersama sineas Singapura, Jerman, Belanda, dan Filipina.

Perayaan satu dekade ini tidak berhenti pada pengumuman film baru. Palari Films juga menghadirkan pameran perjalanan 10 tahun karya mereka di Museum MACAN, lengkap dengan memorabilia film-film ikonik, serta merilis merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan Goods Dept. Lewat langkah ini, Palari Films tidak hanya merayakan pencapaian masa lalu, tetapi juga mempertegas ambisi untuk terus membawa film Indonesia menjadi refleksi zaman sekaligus tampil semakin kuat di panggung dunia.

Bagikan