
Bicaraplus – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari keenam. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N., menyampaikan bahwa tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan fokus di sektor A1, A2, dan B2.
Operasi SAR hari keenam melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan dan potensi SAR lainnya yang telah dibagi ke dalam beberapa tim pencarian. Pola operasi masih sama seperti hari sebelumnya, termasuk penyeberangan dari sektor A menuju sektor B2.
“Kendala utama yang masih kami hadapi hingga saat ini adalah kondisi alam dan cuaca yang belum sepenuhnya mendukung, sehingga operasi belum dapat berjalan maksimal,” ujar Y. Bramantyo saat memberikan arahan di lokasi operasi.
Meski demikian, pada operasi hari sebelumnya tim SAR gabungan berhasil menemukan dua body pack. Basarnas berharap, dengan kondisi cuaca yang lebih baik, pencarian hari ini dapat membuahkan hasil yang lebih optimal.
Untuk mendukung proses evakuasi, saat ini telah dikerahkan 17 unit alat berat, dan Basarnas masih mengupayakan penambahan excavator berkapasitas besar guna mempercepat pembukaan material longsoran.
Secara keseluruhan, jumlah personel yang terlibat dalam operasi SAR longsor Cisarua mencapai sekitar 2.300 hingga hampir 3.000 orang. Seluruh personel terus didata dan diorganisir untuk memastikan efektivitas serta keselamatan selama operasi berlangsung.
Tim SAR gabungan terus mengimbau dukungan doa dari masyarakat agar cuaca mendukung dan proses pencarian korban longsor di Cisarua dapat segera dituntaskan.




