
BicaraPlus – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau kesiapan sejumlah destinasi wisata di Surabaya menjelang libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan destinasi wisata dan layanan transportasi siap menghadapi potensi lonjakan kunjungan wisatawan selama periode libur tersebut.
Tinjau Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember
Kunjungan diawali di kawasan Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember, belum lama ini.
Kedua situs tersebut merupakan ikon sejarah Kota Surabaya yang dibangun untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Monumen Tugu Pahlawan mulai dibangun pada 1951 dan diresmikan pada 1952. Sementara Museum Sepuluh Nopember hadir sebagai pelengkap monumen dengan menampilkan berbagai koleksi sejarah dari peristiwa pertempuran di Surabaya.
Ni Luh Puspa mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan destinasi wisata secara langsung di lapangan.
“Kementerian Pariwisata sesuai arahan Menteri Pariwisata melakukan visitasi ke sejumlah destinasi wisata di Jawa Timur. Sejak kemarin dimulai dari Malang dan hari ini dilanjutkan di Surabaya,” ujarnya.
Cek Kesiapan Pantai Kenjeran
Destinasi berikutnya yang ditinjau adalah Taman Hiburan Pantai Kenjeran yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Surabaya.
Dalam kunjungan tersebut, ia mengecek pos pemantauan CCTV untuk memastikan sistem pengawasan kawasan berjalan optimal.
Ia juga meninjau kesiapan fasilitas kesehatan, termasuk peralatan medis, ambulans, serta ketersediaan petugas kesehatan di lokasi wisata.
Ni Luh Puspa turut berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya yang akan bertugas selama masa libur Lebaran.
“Prediksinya lebih dari tiga ribu wisatawan akan datang ke THP Kenjeran saat libur Lebaran. Karena itu fasilitasnya harus dipersiapkan secara maksimal,” kata Ni Luh Puspa.
Pastikan Kesiapan Bandara Juanda
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Bandara Internasional Juanda untuk memastikan kesiapan layanan transportasi udara menjelang arus mudik dan libur panjang.
Di bandara tersebut, Ni Luh Puspa meninjau berbagai fasilitas layanan penumpang seperti Posko Siaga Idulfitri, konter check-in, fasilitas kamar mandi, kapsul istirahat, hingga fasilitas kesehatan dan ruang laktasi.
Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan para penumpang di ruang tunggu serta membagikan takjil kepada mereka yang sedang menunggu penerbangan.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Ni Luh Puspa mengatakan kunjungan ini juga menjadi bagian dari pemantauan langkah antisipasi menghadapi lonjakan mobilitas wisatawan selama libur Nyepi dan Lebaran.
Menurutnya, peningkatan mobilitas diperkirakan terjadi di berbagai simpul transportasi, termasuk Bandara Juanda yang menjadi salah satu gerbang utama perjalanan udara di Jawa Timur.
Kementerian Pariwisata juga telah menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan libur Nyepi dan Lebaran yang aman dan nyaman bagi wisatawan.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada pemerintah daerah, pengelola destinasi wisata, serta berbagai asosiasi di sektor pariwisata.
“Kita berharap masyarakat dapat menikmati libur Nyepi dan Lebaran ini dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Ni Luh Puspa.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah terlibat dalam persiapan layanan pariwisata, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pengelola bandara.





