MUI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan di Board of Peace

c3df6b2b31aae4f97192263ce2970695

BicaraPlus – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah meninjau ulang keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

MUI menilai langkah evaluasi penting untuk menjaga konsistensi diplomasi Indonesia yang berpihak pada keadilan dan perdamaian dunia.

“Mendukung kemerdekaan Palestina bukan hanya sikap politik luar negeri, tetapi juga bentuk solidaritas kemanusiaan,” tegas MUI dalam keterangan tertulis.

MUI juga menyoroti kondisi di Palestina yang dinilai semakin memburuk, terutama meningkatnya kekerasan di Gaza dan pembatasan ibadah di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan.

Menurut MUI, situasi tersebut membutuhkan respons serius dari komunitas internasional.

Di sisi lain, MUI memahami keterlibatan Indonesia dalam BoP awalnya bertujuan mendorong stabilitas keamanan, membuka akses bantuan kemanusiaan, serta menjaga peluang solusi dua negara.

Namun, MUI menilai terdapat persoalan dalam implementasinya, termasuk dugaan ketidaksesuaian dengan mandat resolusi Dewan Keamanan PBB.

Atas dasar itu, MUI menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah.

Pertama, pemerintah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manfaat keikutsertaan Indonesia dalam BoP.

Kedua, keterlibatan Indonesia perlu bersifat terbatas dan disertai indikator yang jelas, seperti penurunan kekerasan terhadap warga sipil dan terbukanya akses bantuan kemanusiaan.

Ketiga, jika tidak ada kemajuan signifikan, pemerintah diminta menyiapkan langkah peninjauan ulang hingga kemungkinan penarikan diri secara bertahap.

MUI juga menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional untuk memperkuat posisi Indonesia di forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, pemerintah diminta menyampaikan kebijakan luar negeri terkait Palestina secara transparan kepada publik.

MUI turut mengajak masyarakat internasional untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil Palestina.

Di dalam negeri, MUI mengimbau umat Islam dan masyarakat untuk terus menunjukkan solidaritas kemanusiaan melalui doa dan aksi nyata.

“Setiap langkah diplomasi Indonesia harus berlandaskan nilai kemanusiaan dan komitmen terhadap perdamaian dunia,” tandas MUI.

Bagikan