
BicaraPlus – Empat astronot dalam misi Artemis II, belum lama ini, mencetak rekor baru sebagai manusia yang terbang paling jauh dari Bumi. Mereka juga bersiap mengamati sisi jauh Bulan yang tidak pernah terlihat langsung dengan mata telanjang.
Keempat kru tersebut adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka berada di dalam kapsul Orion sejak diluncurkan dari Florida pekan lalu.
Misi ini melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Apollo 13. Jarak terjauh yang dicapai diperkirakan mencapai sekitar 406.778 km dari Bumi, atau lebih jauh sekitar 6.600 km dari rekor sebelumnya.
Saat mencapai titik tersebut, Orion berada di belakang Bulan, membuat Matahari sepenuhnya tertutup dari pandangan para astronot. Mereka kemudian mengelilingi sisi jauh Bulan pada ketinggian sekitar 6.400 km di atas permukaannya.
Momen ini menjadi puncak dari misi berdurasi hampir 10 hari tersebut. Artemis II juga merupakan penerbangan berawak pertama dalam program Artemis milik NASA.
Program Artemis sendiri merupakan proyek ambisius bernilai miliaran dolar yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan pada 2028. Selain itu, NASA juga menargetkan pembangunan pangkalan permanen di Bulan sebagai persiapan misi ke Mars.
Selama melintas dekat Bulan, para astronot mengalami periode tanpa komunikasi. Hal ini terjadi karena Bulan menghalangi sinyal ke Deep Space Network, sistem antena global yang digunakan NASA untuk berkomunikasi dengan pesawat ruang angkasa.
Fase ini berlangsung sekitar enam jam. Dalam waktu tersebut, kru memanfaatkan kesempatan untuk memotret permukaan Bulan menggunakan kamera profesional dari dalam Orion.
Mereka juga mengabadikan momen langka ketika Bumi tampak sangat kecil di kejauhan, sekaligus terlihat “terbit” dan “terbenam” di cakrawala Bulan saat pesawat mengorbit.





