Menyelami Karya SBY, Refleksi Seni dan Perdamaian

Untitled design 56

BicaraPlus – Sebuah perhelatan seni monumental akan segera digelar. Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bersama komunitas yang ia dirikan, SBY Art Community, mempersembahkan pameran seni bertajuk “ART For Peace and A Better Future”. Pameran ini bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan sebuah seruan kolektif untuk perdamaian dan keberlanjutan yang disuarakan melalui goresan kuas.

Bertempat di Spac8 ASHTA District 8, Jakarta, pameran yang akan dibuka pada 31 Agustus 2025 ini menjadi bagian dari perayaan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 33 lukisan yang sarat akan pesan perdamaian dan keberlanjutan akan dipajang, mengajak para pengunjung untuk berdialog lintas budaya dan merenungkan makna sejati dari sebuah harmoni.

Untitled design 55

Jendela Batin Sang Presiden
Salah satu daya tarik utama pameran ini adalah kehadiran delapan karya pribadi SBY. Melalui lukisan-lukisannya, SBY seolah membuka jendela batinnya, membagikan refleksi spiritual dan historis melalui paduan warna dan simbol. Setiap goresan adalah jejak perjalanan seorang pemimpin yang kini menemukan ketenangan dan makna mendalam dalam dunia seni.

Untitled design 57

Sebagai kejutan, sebuah lukisan kolaboratif berukuran raksasa, 2,5 x 7 meter, turut dipamerkan. Karya ini terinspirasi dari video musik “Save Our World,” sebuah pesan visual yang kini diterjemahkan ke dalam kanvas.

Lukisan ini menjadi simbol kekuatan kolaborasi dan harapan akan masa depan yang lebih baik, sebuah tema yang sangat relevan di tengah tantangan global saat ini.

Kreativitas Tanpa Batas
Di luar pameran, SBY juga menunjukkan sisi produktifnya sebagai seniman. Salah satu kisah menarik datang dari perjalanannya menggunakan bus dari Jakarta menuju Semarang. Di tengah perjalanan, mendekati Pejagan, Cirebon, ia terpesona oleh keindahan Gunung Ciremai. Meski langit kala itu diselimuti awan kelabu, pesona gunung itu tetap memancar.

Momen tersebut tidak ia lewatkan begitu saja. Segera setelah tiba di Semarang, SBY langsung melukis pemandangan yang ia abadikan dengan kamera ponselnya. Ia kemudian mengunggah hasilnya di akun media sosialnya dengan penuh semangat.

download 1 1

“Meskipun langit bernuansa kelabu dan awan-awan tipis menutupi puncak Gunung Ciremai, namun bagi saya tetap memancarkan pesona dan keindahan,” tulis SBY. “Sampai di Semarang, hasil jepretan HP saya langsung saya lukis. Semoga teman-teman menyenangi lukisan yang saya unggah di Instagram ini.”

Kisah ini menunjukkan bagaimana seorang seniman dapat menemukan inspirasi di mana saja, bahkan di tengah perjalanan yang tak terduga. Pameran “ART For Peace and A Better Future” bukan hanya sekadar acara seni, tetapi sebuah narasi tentang harapan, refleksi, dan peran seni dalam membentuk masa depan yang lebih damai.

Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa seni dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan universal yang menyentuh hati banyak orang.

Bagikan