
BicaraPlus – Momen tak biasa terjadi di Gedung Putih saat Melania Trump tampil berdampingan dengan robot humanoid dalam sebuah konferensi internasional.
Peristiwa itu terjadi dalam forum pendidikan Fostering the Future Together Global Coalition Summit, belum lama ini. Dalam acara yang dihadiri puluhan pemimpin perempuan dunia tersebut, Melania mencuri perhatian dengan menghadirkan “tamu” istimewa, yakni robot humanoid Figure 03.
Kehadiran Figure 03 menjadi momen bersejarah, karena ini merupakan kali pertama robot otonom tampil secara resmi di Gedung Putih.
Dengan desain minimalis berwarna hitam-putih tanpa wajah, robot tersebut berjalan di samping Melania dengan gerakan halus. Figure 03 juga mampu menyapa tamu dalam berbagai bahasa serta melakukan interaksi sederhana seperti melambaikan tangan.
“Figure 03, terima kasih telah menemani saya. Bisa dibilang Anda adalah tamu humanoid buatan Amerika pertama saya di Gedung Putih,” ujar Melania.
Dalam kesempatan itu, Melania menyoroti peran kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Ia bahkan membayangkan kehadiran robot pembelajaran bernama “Plato” yang dapat membantu siswa mengakses berbagai pengetahuan secara instan, mulai dari seni hingga sains.
Figure 03 sendiri dikembangkan oleh Figure AI dan telah mendapat dukungan investasi besar dari sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk Nvidia dan LG Technology Ventures, dengan total pendanaan lebih dari 1 miliar dolar AS.
Robot ini memiliki tinggi sekitar 1,73 meter dan berat 61 kilogram. Dirancang sebagai asisten otomatis, Figure 03 mampu melakukan berbagai tugas rumah tangga seperti mencuci, membersihkan, hingga menata barang. Teknologinya didukung kamera, sensor sentuh, serta sistem AI bernama Helix yang memungkinkan robot merespons perintah secara real-time.
Meski belum dipasarkan secara luas, kehadiran robot humanoid seperti Figure 03 mulai dilirik pemerintah AS untuk berbagai kebutuhan, termasuk sektor industri hingga potensi dukungan militer.
Kemunculan robot ini di Gedung Putih sekaligus menandai langkah baru dalam integrasi teknologi kecerdasan buatan di ruang-ruang strategis dunia.




