Maybank Indonesia Tancap Gas Transisi Hijau, Emisi Turun 30% dan Siapkan Ekonomi Rendah Karbon

Sustainability Innitiative di Desa Sanding 1

BicaraPlus – PT Bank Maybank Indonesia Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi hijau di sektor perbankan melalui kebijakan keberlanjutan yang semakin progresif dan terukur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta mitigasi perubahan iklim.

Sejalan dengan strategi ROAR30, Maybank Indonesia menempatkan keberlanjutan sebagai diferensiasi utama dalam membangun ekosistem perbankan berbasis nilai yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, menegaskan bahwa kredibilitas dalam transisi hijau harus dimulai dari internal perusahaan. Pada 2025, bank memfokuskan strategi pada dua pilar utama, yaitu penguatan data emisi untuk pelaporan yang akuntabel serta akselerasi transisi energi.

Tak hanya dari sisi operasional, Maybank Indonesia juga memperkuat strategi dekarbonisasi pada portofolio pembiayaan. Hal ini dilakukan melalui pendekatan berbasis data ilmiah, guna memastikan kontribusi nyata terhadap penurunan emisi karbon secara menyeluruh.

“Transisi menuju ekonomi rendah karbon harus inklusif, termasuk memberdayakan masyarakat dalam prosesnya,” ujar Maria.

Sepanjang 2025, Maybank Indonesia mencatat sejumlah capaian penting, salah satunya melalui penyelenggaraan Maybank Marathon ke-14 yang mengintegrasikan 27 inisiatif keberlanjutan. Program ini juga menghadirkan “Jejak Hijau Desa Sanding” untuk mendukung target Bali Net Zero 2045, sekaligus peluncuran Carbon Calculator menuju ajang marathon netral karbon pada 2030.

Selain itu, program Jejak Hijau terus dikembangkan sebagai gerakan jangka panjang perusahaan, dengan tahapan dari “Menata Jejak Hijau” hingga “Merayakan Jejak Hijau” pada 2030.

Di sisi pemberdayaan masyarakat, Maybank Indonesia juga menggandeng Yayasan Konservasi Alam Nusantara melalui Program MERASA di Berau, Kalimantan Timur. Program ini berfokus pada pemberdayaan perempuan petani kakao melalui pendekatan agroforestri sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Secara operasional, Maybank Indonesia berhasil menurunkan emisi karbon (Cakupan 1 dan 2) sebesar 30,84% dari baseline 2019, melampaui target tahunan. Komitmen ini diperkuat oleh partisipasi karyawan dengan total lebih dari 388.000 jam aktivitas keberlanjutan serta penanaman lebih dari 3.300 pohon.

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet. Maybank Indonesia menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai katalis dalam perlindungan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Sebagai bagian dari Maybank Group, Maybank Indonesia turut memperkuat kepemimpinan keberlanjutan di kawasan ASEAN melalui pengembangan solusi keuangan hijau serta transformasi digital yang berkelanjutan. “Kolaborasi dan aksi konsisten menjadi kunci dalam menciptakan dampak nyata bagi bumi dan generasi mendatang,” tutup Maria.

Bagikan