Korban Terseret Arus di Pantai Kayakas Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

WhatsApp Image 2026 03 30 at 18.41.19

BicaraPlus – Setelah tujuh hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Dendi Darmawan (22), korban yang terseret arus di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (30/3/2026). Penemuan ini sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah dilakukan sejak korban dilaporkan hilang.

Pencarian hari ketujuh dimulai sejak pukul 07.00 WIB melalui briefing dan pembagian dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama melakukan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan dengan cakupan area sekitar 17 nautical mile persegi dan jarak pencarian kurang lebih 63 nautical mile. Sementara tim kedua menyisir sepanjang garis pantai serta berkoordinasi dengan pengelola wisata dan warga sekitar untuk memantau kemungkinan keberadaan korban.

Titik terang muncul pada pukul 12.40 WIB setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menerima laporan penemuan sesosok jenazah di perairan Sangrawayang, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, sekitar 16 nautical mile dari lokasi awal korban terseret ombak.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor SAR Banten segera berkoordinasi untuk proses evakuasi. Pada pukul 13.50 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pelabuhan Ratu guna menjalani visum serta pencocokan ciri-ciri oleh pihak keluarga.

Hasil identifikasi pada pukul 15.50 WIB memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Dendi Darmawan, warga Kampung Cilangkap RT 03/14, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Pihak keluarga mengenali korban dari kalung dan gelang yang masih dikenakan.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 16.30 WIB dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Kecamatan Bayah.

Dalam debriefing pukul 16.55 WIB, Tim SAR Gabungan menyatakan operasi pencarian diusulkan untuk ditutup setelah korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada keluarga. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Unit Siaga SAR Lebak, Pos SAR Sukabumi, TNI AL Bayah, Koramil Bayah, Polairud, BPBD, Damkar Bayah, Tagana, Balawista, nelayan setempat, Pramuka Peduli, hingga unsur SAR gabungan lainnya. Dukungan alat utama yang digunakan meliputi rescue car, ambulans, rubber boat Basarnas, perahu nelayan, serta perlengkapan SAR air, medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.

Selama proses pencarian berlangsung, cuaca dilaporkan berawan dan relatif mendukung, sehingga operasi berjalan lebih optimal hingga korban berhasil ditemukan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal selama tujuh hari pencarian hingga korban ditemukan.

Bagikan