KKB Kusnoto Jadi Science Hub BRIN, Dorong Kolaborasi Riset dan Inovasi Nasional

1765944979 81549253

BicaraPlus — Di balik hiruk-pikuk dunia riset, KKB Kusnoto tengah dipersiapkan menjadi rumah inovasi yang bisa mengubah wajah penelitian Indonesia. Gedung tua yang memiliki posisi strategis di Bogor ini menjadi sorotan para periset dan Kepala BRIN, Arif Satria, dalam Temu Sivitas BRIN, beberapa waktu lalu.

“Kusnoto secara alami telah berkembang sebagai ruang kolaborasi peneliti dan perekayasa dari berbagai latar belakang keilmuan. Lokasinya yang dekat dengan Stasiun Bogor, Istana Presiden, IPB Baranangsiang, serta kementerian lain menjadikan kawasan ini magnet bagi interaksi riset dan inovasi,” kata Arif Satria.

Ruang Kolaborasi yang Hidup

Bagi para periset, Kusnoto bukan sekadar gedung. Ini adalah titik temu lintas disiplin ilmu, dari pertanian, kehutanan, hingga teknologi, yang memungkinkan ide-ide kecil menjadi inovasi besar.

Ketua Paguyuban Sivitas BRIN Kusnoto, Adnan, menegaskan, “Gedung ini memiliki nilai strategis, tidak hanya geografis, tapi juga historis. Berbagai publikasi, hak kekayaan intelektual, dan kerja sama riset lahir dari kolaborasi di sini.”

BRIN pun merespons aspirasi ini dengan serius, termasuk menyediakan dukungan infrastruktur, tunjangan kinerja, dan fasilitas pendukung agar periset bisa bekerja nyaman dan produktif.

Kualitas Riset Tetap Nomor Satu

Arif menegaskan, standar publikasi ilmiah tidak boleh diturunkan. Jurnal bereputasi tinggi harus menjadi target utama. BRIN bahkan berkomitmen menanggung biaya publikasi (APC) bagi periset agar karya ilmiah Indonesia bersaing di tingkat global.

“Periset yang bahagia, bekerja dalam lingkungan kondusif, dan mendapat penghargaan yang adil akan lebih produktif,” tambahnya.

Isu regenerasi juga jadi perhatian. Proporsi periset Indonesia masih rendah dibanding jumlah penduduk. Arif menekankan pentingnya menjadikan profesi ini pilihan karier menarik bagi talenta muda, lengkap dengan prospek jelas dan dukungan kebijakan berkelanjutan.

BRIN mendorong periset memanfaatkan fasilitas lintas kementerian dan lembaga, agar penelitian lebih dekat dengan objek riset dan hasilnya cepat diterapkan. Pendekatan ini diharapkan memperkuat relevansi riset dengan kebutuhan nasional.

Selain itu, BRIN menyiapkan agenda strategis: platform inovasi untuk publik, rumah publikasi bagi periset, serta kebijakan tunjangan kinerja dan dukungan publikasi ilmiah.

Penguatan KKB Kusnoto adalah bagian dari strategi besar BRIN membangun ekosistem riset nasional yang inklusif dan produktif. Infrastruktur memadai, kualitas publikasi tinggi, kesejahteraan periset, serta kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi agar riset Indonesia berdaya saing global dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Bagikan