
BicaraPlus – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, mendorong lahirnya One Sumatera Economic Initiative sebagai strategi mempercepat integrasi ekonomi kawasan sekaligus meningkatkan pemerataan pembangunan di Pulau Sumatera.
Gagasan ini disepakati oleh anggota DPD RI dari 10 provinsi di Sumatera dalam forum koordinasi senator kawasan Barat. Inisiatif tersebut dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi regional yang selama ini masih terfragmentasi.
Menurut Sultan, pengembangan ekonomi berbasis kawasan menjadi kebutuhan strategis di tengah tantangan global dan ketidakpastian geopolitik. Sumatera dinilai memiliki keunggulan komparatif berupa kekayaan sumber daya alam, potensi sumber daya manusia, serta posisi geografis yang dekat dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
Sultan Baktiar Najamuddin menegaskan, integrasi ekonomi kawasan melalui konsep One Sumatera diharapkan mampu mendorong pergeseran pusat pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mempercepat terwujudnya keadilan sosial dan keseimbangan pembangunan antarwilayah.
DPD RI, lanjutnya, akan segera menyusun master plan pengembangan ekonomi Sumatera sebagai peta jalan pembangunan jangka menengah dan panjang. Penyusunan roadmap tersebut akan melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri, dengan target dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan strategis pemerintah pusat.
Konsep One Sumatera Initiative nantinya diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam merancang agenda pembangunan ekonomi, investasi, dan penguatan ekosistem bisnis di kawasan Sumatera.
Gagasan integrasi ekonomi ini berkembang dalam forum rapat koordinasi Sub Wilayah Barat I DPD RI yang dihadiri hampir 30 senator dari berbagai provinsi di Sumatera. Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan strategis disampaikan terkait pengembangan aglomerasi ekonomi kawasan untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan daya saing regional.
Sultan menegaskan bahwa fokus utama inisiatif ini adalah mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat Sumatera secara berkelanjutan.





