Sultan Dorong Idepreneurs Ciptakan Dampak Nyata hingga Desa dan Pesisir

IMG 20260208 WA0003

Bicaraplus – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B. Najamudin, mendorong pengusaha muda Indonesia untuk terus berinovasi dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan lapangan kerja guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Sultan saat membuka Annual Meeting organisasi Pengusaha Muda Idepreneurs yang digelar di Bali pada Sabtu (7/2).
Dalam sambutannya, Sultan menegaskan bahwa keberadaan Idepreneurs harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah desa, pesisir, dan daerah tertinggal. Menurutnya, organisasi kewirausahaan tidak boleh hanya berfokus pada penguatan jejaring, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan ekonomi masyarakat.

“IDEpreneurs akan kehilangan maknanya jika hanya sibuk membangun jaringan, tetapi tidak melahirkan dampak nyata bagi masyarakat di desa, pesisir, dan wilayah yang selama ini tertinggal,” tegasnya.

Di hadapan ribuan anggota dan pengurus Idepreneurs dari seluruh Indonesia, Sultan juga mengajak generasi muda dari Sabang hingga Merauke untuk berperan aktif dalam membangun kemandirian ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa peran DPD RI tidak hanya memantau dinamika ekonomi daerah, tetapi juga memastikan aspirasi daerah dapat diterjemahkan menjadi arah kebijakan nasional. Menurutnya, keseimbangan pembangunan hanya dapat terwujud apabila pusat dan daerah berjalan selaras.

Sultan menilai generasi muda daerah memiliki potensi besar berupa ide, kreativitas, dan energi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Namun, mereka membutuhkan ruang, kepercayaan, serta kolaborasi lintas sektor agar mampu berkembang secara optimal.

Karena itu, ia mendorong pengusaha muda untuk masuk ke sektor-sektor strategis yang menjadi penopang kemandirian bangsa, seperti energi terbarukan, pangan berkelanjutan, industri kreatif berbasis budaya, ekonomi hijau, serta penguatan UMKM berbasis daerah.

Lebih lanjut, Sultan menegaskan bahwa pembangunan nasional membutuhkan sinergi kuat antara negara dan dunia usaha. Kolaborasi, menurutnya, harus menjadi prinsip utama dalam membangun ekosistem ekonomi nasional yang inklusif.

“Negara tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga dunia usaha. IDEpreneurs hadir bukan untuk menyaingi organisasi lain, tetapi untuk memperkuat ekosistem dan menjadi mitra yang saling melengkapi,” ujarnya.
Melalui forum ini, diharapkan lahir gagasan, inovasi, dan kolaborasi konkret yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Bagikan