Kemenpar Promosikan Pariwisata RI di OTM Mumbai, Targetkan 40 Ribu Wisatawan India

WhatsApp Image 2026 02 06 at 14.48.46

BicaraPlus – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mempromosikan pariwisata Indonesia di pasar India melalui partisipasi dalam Outbound Travel Mart (OTM) 2026. Pameran pariwisata internasional tersebut berlangsung pada 5–7 Februari 2026 di Jio World Convention Centre, Mumbai, India.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat penetrasi pasar wisatawan India yang dinilai memiliki potensi besar bagi sektor pariwisata Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan, Indonesia menghadirkan 30 pelaku industri pariwisata dalam ajang tersebut. Mereka terdiri dari 20 destination management company (DMC), lima agen perjalanan, dua hotel, dua restoran, serta satu pengelola atraksi wisata.

“Tahun ini kami menargetkan potensi transaksi sebesar Rp48 miliar dengan proyeksi sekitar 40 ribu wisatawan India,” ujar Made dalam keterangannya, kemarin..

OTM Dinilai Strategis untuk Promosi Pariwisata

Outbound Travel Mart dikenal sebagai salah satu pameran perdagangan pariwisata terbesar di India dan Asia. Ajang ini dua tahun berturut-turut diakui sebagai Leading Travel Trade Show in India and Asia berdasarkan studi NielsenIQ atas penugasan Fairfest Media selaku penyelenggara.

Made menjelaskan, partisipasi dalam OTM dinilai efektif untuk memperluas kolaborasi bisnis, memperkuat promosi destinasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan internasional dari India ke Indonesia.

Pada OTM 2024, Indonesia mencatat potensi transaksi sekitar Rp40,7 miliar. Kemenpar berharap target 2026 bisa tercapai melalui promosi yang lebih intensif dan kerja sama industri yang semakin erat.

“Kami berharap target OTM 2026 dapat dicapai melalui penguatan promosi dan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata,” katanya.

Raih Penghargaan Pariwisata Internasional

Dalam rangkaian OTM 2026, Paviliun Indonesia juga mendapat perhatian khusus saat agenda VIP walk-around. Beberapa tamu utama yang berkunjung antara lain Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak Dato’ Sri Abdul Karim Rahman Hamzah serta Menteri Pariwisata Mauritius Christian Harold Richard Duval.

Selain itu, Kemenpar meraih penghargaan dari OA Globe DMC dalam ajang Tourism Excellence Awards – Celebrating Leaders Who Shape Destinations. Penghargaan tersebut diberikan kepada badan pariwisata yang dinilai berkontribusi besar dalam meningkatkan kesadaran destinasi dan mendukung pertumbuhan pasar wisata India.

Sales Mission Chennai Jadi Pembuka

Sebelum OTM 2026, Kemenpar lebih dulu menggelar sales mission di Chennai pada 3 Februari 2026. Kota ini dinilai strategis karena memiliki komunitas kelas menengah atas yang besar serta minat tinggi terhadap perjalanan internasional, termasuk wisata spiritual, wellness, leisure, dan MICE.

Kunjungan wisatawan India ke Indonesia sendiri menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025 tercatat 734.490 kunjungan, meningkat 3,42 persen dibandingkan 710.688 kunjungan pada 2024.

“Dengan populasi besar dan daya beli yang meningkat, India merupakan pasar wisatawan mancanegara yang sangat potensial,” ujar Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar Dedi Ahmad Kurnia.

Menurut Dedi, kehadiran Indonesia di OTM 2026 diharapkan memperkuat branding Wonderful Indonesia sebagai destinasi utama wisatawan India.

Promosi ini juga mendapat dukungan Kedutaan Besar RI di New Delhi serta Konsulat Jenderal RI di Mumbai. Sinergi antarperwakilan pemerintah tersebut diharapkan memperluas peluang kerja sama pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan India ke Indonesia.

Bagikan