
BicaraPlus – Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran, dilaporkan tewas dalam sebuah serangan pada jam-jam terakhir Ramadan.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 20 Maret, IRGC menyebut Naeini tewas akibat serangan yang diklaim dilakukan secara bersama oleh Amerika Serikat dan Israel.
IRGC mengecam insiden tersebut sebagai “pembunuhan pengecut” dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, serta masyarakat di Kashan, kota kelahiran Naeini.
Dalam keterangan yang sama, IRGC mengungkap bahwa Naeini telah mengabdi selama lebih dari 40 tahun. Ia turut berperan dalam mendokumentasikan Perang Iran-Irak yang berlangsung selama delapan tahun, sebelum akhirnya menjabat sebagai juru bicara dalam dua tahun terakhir.
Selain itu, Naeini juga disebut terlibat dalam sejumlah operasi militer yang diberi nama “True Promise” 2, 3, dan 4.
IRGC menegaskan bahwa pemikiran dan pendekatan Naeini dalam bidang media serta pengaruh opini publik akan tetap menjadi bagian dari strategi mereka ke depan. Meski kehilangan salah satu tokohnya, pasukan tersebut memastikan operasional mereka tidak akan melemah pascainsiden ini.





