
Bicaraplus – Irman Gusman mendorong penguatan akses pendidikan tinggi bagi pelajar dari Kepulauan Mentawai melalui pembukaan jalur afirmasi ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dorongan ini disampaikan dalam kunjungannya ke kampus ITB, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Senator asal Sumatera Barat yang juga anggota DPD RI tersebut menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan seperti Kepulauan Mentawai harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, jalur afirmasi tidak hanya sekadar membuka akses masuk perguruan tinggi, tetapi harus diikuti dengan pembinaan akademik yang matang.
Dalam pertemuan tersebut, Irman bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mentawai mendapat sambutan langsung dari pimpinan ITB, mulai dari rektor, para wakil rektor, hingga 13 dekan fakultas. Diskusi difokuskan pada peluang kerja sama pendidikan, khususnya membuka jalur afirmasi bagi putra-putri Mentawai agar memiliki kesempatan lebih besar melanjutkan pendidikan di kampus teknologi terkemuka tersebut.
Irman menilai program afirmasi harus dirancang secara komprehensif, termasuk melalui pelatihan, pembinaan akademik, hingga program bimbingan belajar sebelum calon mahasiswa memasuki perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa kualitas tetap menjadi prioritas utama.“Afirmasi harus tetap berkualitas. Anak-anak Mentawai perlu mendapat kesempatan, tetapi juga harus dipersiapkan dengan baik agar mampu mengikuti standar pendidikan tinggi,” ujarnya.

Ia juga berharap pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini kembali ada pelajar Mentawai yang berhasil lolos seleksi ITB. Sebagai catatan, pada 2023, satu siswa dari SMAN 1 Pagai Utara Selatan berhasil diterima di ITB melalui jalur mandiri di Fakultas Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI).
Sementara itu, Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara menegaskan komitmen kampus untuk membuka akses seluas-luasnya bagi mahasiswa berprestasi dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan keterbatasan akses pendidikan.
Menurutnya, ITB tidak hanya fokus melahirkan lulusan unggul, tetapi juga membangun jejaring yang dapat memberikan dampak nyata bagi daerah asal mahasiswa. Selain itu, ITB juga memiliki unit khusus yang berfokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik di berbagai daerah di Indonesia.
Program penguatan kualitas guru dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun pendidikan daerah secara berkelanjutan, sehingga peningkatan kualitas tidak hanya terjadi pada tahap penerimaan mahasiswa, tetapi sejak pendidikan dasar dan menengah.
Irman berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Mentawai melalui penyusunan langkah konkret bersama ITB.
“Harapannya, apa yang dibahas hari ini bisa membuka peluang lebih besar bagi anak-anak Mentawai untuk menempuh pendidikan di Kampus Ganesha,” pungkasnya.





