
BicaraPlus – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengklaim negaranya telah memberikan “pukulan telak” kepada musuh di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan itu disampaikan dalam pesan tertulis kepada rakyat Iran bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Persia, Nowruz, pada 21 Maret.
Dalam pesannya, Khamenei menegaskan, persatuan rakyat Iran menjadi faktor utama dalam menghadapi tekanan dari luar.
“Rakyat Iran telah memberikan pukulan telak kepada musuh-musuhnya, dan sekarang mereka mulai mengucapkan kata-kata yang kontradiktif dan tidak masuk akal,” ujarnya.
Ia juga menyoroti solidaritas masyarakat Iran yang disebutnya melampaui berbagai perbedaan.
“Berkat solidaritas luar biasa di antara kalian, terlepas dari perbedaan agama, budaya, dan pandangan politik, musuh telah dikalahkan,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut muncul saat konflik memasuki minggu keempat.
Sehari sebelumnya, pada 20 Maret, sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di wilayah timur dan utara ibu kota Teheran.
Situasi ini membuat sebagian warga memilih mengungsi ke wilayah utara Iran yang dinilai lebih aman.
Meski berada di tengah konflik, perayaan Nowruz tetap berlangsung di Teheran, meski tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah pasar masih dipadati warga yang berbelanja pakaian baru dan hadiah untuk merayakan tahun baru.
Di sisi lain, suasana kota juga berubah. Spanduk-spanduk bertema festival kini terlihat menggantikan potret mendiang pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, yang tewas pada 28 Februari di awal pecahnya perang.





