Kreator Film “Jumbo” Hadirkan Na Willa, Film Keluarga Hangat & Penuh Keajaiban Kecil untuk Lebaran 2026

Desain tanpa judul 28

Bicaraplus – Setelah sukses besar melalui Jumbo yang menjadi salah satu film Indonesia terlaris sepanjang masa, para kreator di balik film tersebut kembali bersatu menghadirkan karya terbaru berjudul Na Willa. Diproduksi oleh Visinema Studios, film live-action ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Lebaran 2026.

Sejak awal, Na Willa tidak dirancang sebagai film keluarga biasa, melainkan pengalaman sinematik yang hangat, intim, dan personal. Film ini mengajak penonton melihat dunia dari sudut pandang seorang anak—penuh kejujuran, rasa ingin tahu, serta keajaiban kecil yang sering terlupakan.

Diadaptasi dari buku legendaris karya Reda Gaudiamo, film ini berkisah tentang Na Willa, seorang gadis berusia enam tahun yang tumbuh di Surabaya pada era 1960-an. Baginya, rumah, gang kecil, keluarga, dan hal‐hal sederhana di sekitarnya adalah dunia paling magis.

Namun seiring waktu, dunia kecil Na Willa mulai berubah, memaksanya belajar menghadapi rasa kehilangan, keberanian, dan arti tumbuh menjadi dewasa. Film ini menghadirkan keajaiban bukan melalui fantasi, melainkan realisme yang terasa magis melalui emosi, detail kehidupan sehari-hari, serta kedekatan keluarga.

Teaser trailer berdurasi 1 menit 31 detik yang telah dirilis memberikan gambaran hangat tentang suasana Indonesia tempo dulu dengan visual yang lembut, detail, dan hidup. Karakter Na Willa diperankan oleh pendatang baru Luisa Adreena, didampingi Irma Rihi sebagai Mak dan Junior Liem sebagai Pak.

Pesan Hangat untuk Keluarga Indonesia

Chief Content Officer Visinema Studios sekaligus Produser Anggia Kharisma menegaskan bahwa momen Lebaran adalah ruang penting bagi film keluarga.

“Respons penonton terhadap Jumbo menunjukkan bahwa keluarga Indonesia merindukan film hangat yang bisa ditonton bersama dan dibicarakan setelahnya. Lewat Na Willa, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna, bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga anak dalam diri orang dewasa,” ujarnya.

Sutradara sekaligus penulis naskah Ryan Adriandhy menambahkan bahwa film ini mengajak penonton mengingat kembali rasa kagum masa kecil yang sering hilang ketika dewasa.Proses kreatif film ini dikembangkan dengan restu penuh dari Reda Gaudiamo sehingga menjaga keaslian semangat cerita. Na Willa diharapkan menjadi film yang bukan hanya ditonton, tetapi dirasakan dan menjadi bahan obrolan hangat keluarga setelah keluar dari bioskop.

“Kami berharap Na Willa menjadi teman keluarga Indonesia di Lebaran 2026,” tutup Anggia.

Bagikan