Hari Ketiga Pencarian ABK KM Maulana 30, Basarnas Kerahkan Unsur Laut dan Udara

WhatsApp Image 2025 12 23 at 09.17.45

BicaraPlus – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung melanjutkan operasi pencarian delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 30 yang dilaporkan terbakar di perairan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Hingga hari ketiga operasi pada Senin (22/12/2025), pencarian masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pada hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan empat unsur utama, terdiri dari KN SAR Basudewa, dua kapal patroli milik Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), serta satu pesawat udara jenis ATR 62-500 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan. Unsur laut bergerak sejak pukul 07.30 WIB menuju area pencarian berdasarkan SAR Map Prediction.

KN SAR Basudewa melakukan penyisiran hingga pukul 19.30 WIB dengan hasil nihil. Sementara dua kapal patroli TNUK menyisir wilayah Teluk Sumatera hingga perairan sekitar Tanjung Cina menuju lokasi kejadian, namun masih belum menemukan korban. Dari udara, pesawat ATR 62-500 melaksanakan pencarian selama empat jam, mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB pada ketinggian sekitar 500 kaki, namun juga belum membuahkan hasil sebelum akhirnya kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, menjelaskan bahwa kondisi cuaca masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR. “Angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi memengaruhi jangkauan serta efektivitas pencarian, namun upaya maksimal tetap kami lakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” ujarnya.

Ia memastikan operasi akan dilanjutkan. “Pencarian akan kembali dilaksanakan pada hari keempat, Selasa (23/12), setelah KN SAR Basudewa menyelesaikan pengisian bahan bakar dan air tawar, dengan penyesuaian area pencarian sesuai prediksi pergerakan korban,” tambahnya. Basarnas menegaskan koordinasi lintas instansi terus diperkuat hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Bagikan