Google Diam-diam Rilis Aplikasi AI yang Ubah Suara Jadi Teks Tanpa Internet

1775553542655 anh man hinh 2026 04 07 luc 10 58 18 17755343062441704851649 19 0 617 956 crop 17755343132381106647791

BicaraPlus – Google diam-diam menghadirkan aplikasi baru berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Google AI Edge Eloquent di iOS. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengubah suara menjadi teks secara otomatis, bahkan tanpa koneksi internet.

Mengutip TechCrunch, aplikasi ini langsung menarik perhatian karena kemampuannya bekerja secara offline. Pengguna cukup berbicara, lalu ucapan mereka akan ditranskripsikan secara real-time langsung di perangkat.

Tak hanya itu, sistem juga secara otomatis merapikan hasil transkripsi. Kata-kata pengisi seperti “um” dan “ah” akan dihapus, sementara susunan kalimat diperbaiki agar lebih jelas dan profesional.

Selain mengubah suara menjadi teks, aplikasi ini juga dilengkapi fitur pengolahan konten. Pengguna bisa merangkum teks, mengubah gaya penulisan menjadi lebih formal, hingga menyesuaikan panjang konten sesuai kebutuhan.

Saat mode cloud diaktifkan, aplikasi akan memanfaatkan teknologi Gemini untuk meningkatkan kualitas pemrosesan. Meski begitu, opsi pemrosesan offline tetap tersedia untuk menjaga privasi pengguna.

Google juga menghadirkan fitur personalisasi, seperti penambahan kosakata khusus. Hal ini memungkinkan sistem mengenali nama, istilah teknis, atau data tertentu dengan lebih akurat.

Seluruh riwayat penggunaan juga disimpan, sehingga pengguna bisa melakukan pencarian dengan cepat serta melihat statistik seperti kecepatan berbicara dan jumlah kata yang direkam.

Meski saat ini baru tersedia di iOS, Google disebut sedang menyiapkan versi Android dengan integrasi yang lebih luas. Aplikasi ini bahkan berpotensi digunakan sebagai keyboard default atau lewat tombol khusus di layar.

Kehadiran Edge Eloquent menandai perkembangan baru dalam teknologi input suara. AI tak lagi sekadar merekam, tetapi juga mampu memahami konteks dan menyusun ulang kalimat agar lebih rapi.

Jika diadopsi secara luas, teknologi ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan ponsel, dari mengetik menjadi berbicara.

Bagikan