Ghalibaf Muncul Jadi Tokoh Kunci Iran Usai Para Pemimpin Tewas

1774052839454 untitled 4

BicaraPlus – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf disebut menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik Iran saat ini.

Perannya menguat setelah sejumlah pemimpin penting Iran tewas dalam konflik yang sedang berlangsung. Di tengah situasi itu, Mojtaba Khamenei, yang disebut sebagai penerus Ali Khamenei, jarang muncul ke publik dan dikabarkan mengalami luka.

Berbeda dengan Mojtaba, Ghalibaf justru tampil aktif. Ia kerap muncul di media, memberikan pernyataan, hingga aktif di media sosial.

Dalam wawancara di televisi Iran pada 18 Maret, Ghalibaf menegaskan bahwa negaranya tengah menghadapi situasi perang yang tidak seimbang.

“Kita terlibat dalam perang yang tidak seimbang, dengan medan perang yang asimetris, dan kita harus menggunakan pendekatan yang sesuai dengan identitas dan kreativitas kita,” ujarnya.

Soroti Eskalasi Konflik

Melalui platform X, Ghalibaf juga menyinggung meningkatnya tensi konflik setelah serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Ia menyebut bahwa pendekatan “mata ganti mata” kini mulai diterapkan, menandai fase baru dalam konfrontasi.

Pernyataan ini memperlihatkan sikap tegas Iran di tengah konflik yang terus berkembang.

Latar Belakang Militer dan Politik

Ghalibaf bukan sosok baru di lingkaran kekuasaan Iran. Ia memiliki pengalaman panjang, baik di bidang militer maupun pemerintahan.

Pria berusia 64 tahun itu pernah menjabat sebagai komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran, kepala kepolisian nasional, hingga wali kota Teheran.

Ia juga beberapa kali mencalonkan diri sebagai presiden, meski belum berhasil.

Selain itu, Ghalibaf dikenal sebagai pilot berlisensi dan kerap menyoroti latar belakang militernya dalam berbagai kesempatan.

Dinilai Paling Berpengaruh

Sejumlah analis menilai posisi Ghalibaf semakin kuat, terutama setelah wafatnya Ali Larijani, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Dengan pengalaman militer, jaringan politik yang luas, serta posisinya saat ini, Ghalibaf dianggap mampu mengoordinasikan strategi dalam situasi perang.

Pengamat dari Yale University Arash Azizi bahkan menyebut Ghalibaf sebagai sosok paling berpengaruh di Iran saat ini.

Ia menilai Ghalibaf merupakan figur langka yang memiliki kombinasi peran di bidang militer, keamanan, dan politik, sekaligus menjadi orang kepercayaan pemimpin tertinggi.

Tetap Setia pada Sistem

Sejak terpilih sebagai Ketua Parlemen pada 2020, Ghalibaf sempat mendorong reformasi ekonomi dan peningkatan peran pengawasan parlemen.

Meski begitu, ia tetap dikenal sebagai tokoh yang loyal terhadap struktur utama Republik Islam Iran.

Di tengah konflik yang belum mereda, peran Ghalibaf diperkirakan akan semakin krusial dalam menentukan arah kebijakan dan strategi negara.

Saat Pemimpin Jarang Muncul, Ghalibaf Justru Jadi Figur Paling Berpengaruh

Siapa Ghalibaf? Sosok yang Kini Pegang Peran Penting di Iran

Di Tengah Perang, Ghalibaf Naik Jadi Tokoh Kuat di Iran

Ghalibaf Menguat di Iran, Disebut Orang Paling Berpengaruh Saat Ini

Bagikan