Eropa Menjauh, Tolak Ikut Campur dalam Konflik AS dan Iran

1773921411151 untitled 1

BicaraPlus – Sejumlah negara Eropa mulai menjaga jarak dari keterlibatan militer Amerika Serikat dan Israel dalam konflik dengan Iran. Mereka mempertanyakan tujuan serta kejelasan strategi dari operasi tersebut.

“Eropa tidak akan ikut serta dalam operasi militer selama konflik masih berlangsung,” tegas Kanselir Jerman Friedrich Merz dalam pidato di parlemen, belum lama ini.

Menurut Merz, Jerman sepakat bahwa Iran tidak boleh menjadi ancaman bagi kawasan. Namun, ia menilai Amerika Serikat belum memberikan rencana yang jelas terkait operasi militer tersebut.

Ia juga menyoroti bahwa Amerika Serikat tidak berkonsultasi dengan sekutu-sekutu Eropanya sebelum mengambil langkah tersebut.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada negara-negara lain untuk bergabung dalam kampanye menekan Iran, termasuk dengan mengerahkan kekuatan militer di Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting distribusi minyak dunia.

Namun di dalam negeri, dukungan terhadap konflik tersebut juga tidak kuat. Di Jerman, mayoritas publik dilaporkan tidak mendukung keterlibatan dalam perang. Bahkan Menteri Pertahanan Boris Pistorius menegaskan bahwa konflik tersebut bukanlah perang Jerman.

Sikap serupa juga terlihat di negara Eropa lainnya. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya tidak bersikap agresif dalam konflik ini.

Di Inggris, hasil survei menunjukkan hampir setengah masyarakat menolak serangan terhadap Iran. Sementara di Spanyol, Perdana Menteri Pedro Sánchez bahkan menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang sembrono dan tidak sah.

Negara-negara Eropa menilai bahwa keterlibatan langsung berisiko menyeret mereka ke dalam konflik yang sulit diprediksi. Selain itu, mereka juga melihat bahwa tujuan operasi militer tersebut belum jelas dan tidak mendapat dukungan luas dari publik.

Kekhawatiran lain muncul terkait hubungan transatlantik. Ketegangan antara Eropa dan Amerika Serikat sebelumnya sudah terjadi akibat berbagai isu, termasuk perang di Ukraina dan sengketa perdagangan.

Meski tidak terlibat langsung, negara-negara Eropa tetap mencari cara untuk merespons situasi ini. Inggris menyatakan tengah berkoordinasi dengan sekutu untuk menjaga kelancaran jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Sementara itu, Prancis mendorong pendekatan yang menggabungkan pengamanan jalur laut dengan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan dengan Iran.

Sikap ini menunjukkan bahwa Eropa lebih memilih berhati-hati, sambil menghindari keterlibatan langsung dalam konflik yang berpotensi meluas.

Bagikan