Email Kasus Epstein Ungkap Kedekatan Pangeran Andrew dengan Bankir David Rowland

4ee280d0 0350 11f1 848c e7f00282b53d.jpg

BicaraPlus – Rilis dokumen terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein kembali menyeret nama Pangeran Andrew ke sorotan publik. Sejumlah email yang dipublikasikan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menyingkap kedekatannya dengan bankir sekaligus donor Partai Konservatif Inggris, David Rowland.

Dalam salah satu korespondensi, Andrew menyebut Rowland sebagai “trusted money man” atau sosok keuangan tepercaya saat berkomunikasi dengan Epstein. Email tersebut juga memperlihatkan upaya Andrew mempromosikan sejumlah bisnis Rowland ketika ia masih menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.

Namun respons Epstein tampak hati-hati. Ia sempat mendapat peringatan dari koleganya bahwa media Inggris pernah menyebut Rowland sebagai “shady financier”, istilah yang merujuk pada reputasi finansial yang kontroversial.

Putra David Rowland, Jonathan Rowland, membantah adanya hubungan langsung dengan Epstein. Ia mengatakan kepada BBC bahwa dirinya dan sang ayah tidak mengenal dan tidak pernah berurusan dengan Epstein dalam kapasitas apa pun, baik formal maupun informal.

Dokumen yang sama juga menyinggung dugaan hubungan finansial lain di lingkar keluarga kerajaan Inggris. Beberapa email mengindikasikan adanya pinjaman dari jaringan bank keluarga Rowland kepada mantan istri Pangeran Andrew, Sarah Ferguson.

Dalam salah satu pesan tahun 2009, seorang kontak bisnis menulis bahwa Ferguson bepergian ke Nepal menggunakan penerbangan kelas satu yang diduga dibiayai pinjaman bank Rowland. Meski demikian, tidak ditemukan bukti baru bahwa Andrew sendiri menerima dana dari Banque Havilland, bank privat milik keluarga Rowland.

Banque Havilland belakangan memang menjadi sorotan regulator. Bank tersebut kehilangan lisensi operasional di London dan Luksemburg pada 2024 setelah keputusan Bank Sentral Eropa, yang kini masih dalam proses banding.

Hubungan Andrew dengan keluarga Rowland sebenarnya telah lama menjadi perhatian publik. Mereka beberapa kali terlihat bersama dalam perjalanan resmi Andrew sebagai utusan perdagangan Inggris, termasuk kunjungan ke China dan sejumlah negara bekas Uni Soviet.

Dalam email tahun 2010, Andrew menulis kepada Epstein, “You should know that I was seeing David Rowland, my trusted money man whom you know from a long time ago.” Pernyataan itu memperlihatkan kedekatan personal sekaligus profesional antara keduanya.

Meski terdapat indikasi Andrew mendorong investasi pada proyek Rowland, dokumen menunjukkan Epstein tidak sepenuhnya tertarik. Salah satu koleganya bahkan menyarankan agar menjaga jarak dari peluang bisnis tersebut.

Dokumen juga menggambarkan relasi sosial yang cukup intens. David Rowland diketahui hadir dalam acara ulang tahun Andrew, menghadiri pernikahan Putri Eugenie, serta pernah mewakili Andrew dalam sebuah acara pemakaman resmi di London pada 2015.

Sejauh ini belum ada dakwaan hukum baru terkait temuan tersebut. Namun rilis dokumen Epstein terus membuka detail relasi finansial dan sosial sejumlah tokoh publik dunia, sekaligus memicu kembali perdebatan soal transparansi, akuntabilitas, dan jejaring kekuasaan di lingkar elite global.

Bagikan