Donald Trump Sebut Menteri Perang Usul Serangan ke Iran, AS Buka Peluang Negosiasi

1774325006881 donald trump and pete hegseth jpg

BicaraPlus – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan, Menteri Perang Pete Hegseth menjadi pihak pertama yang mengusulkan serangan terhadap Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara dalam diskusi keamanan publik di Pangkalan Angkatan Udara Garda Nasional Tennessee, Memphis, belum lama ini.

Trump menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Dan Caine. Ia menyebut telah menghubungi beberapa pihak untuk membahas situasi di Timur Tengah sebelum menentukan langkah.

“Hegseth sejak awal mendorong tindakan militer tegas dengan alasan mencegah Iran memiliki senjata nuklir,” ujarnya.

Meski operasi militer terus berjalan, Trump mengatakan Amerika Serikat masih membuka ruang diplomasi. Ia mengklaim adanya pembicaraan yang “sangat baik” dengan Iran, meskipun klaim tersebut dibantah oleh media pemerintah Iran.

Trump juga mengungkapkan, pihaknya sempat menunda serangan terhadap fasilitas energi Iran pada 23 Maret untuk memberi waktu bagi upaya penyelesaian konflik.

“Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir ada peluang yang sangat bagus kita akan mencapai kesepakatan,” ujarnya.

Ia menyebut akan memberi waktu sekitar lima hari untuk melihat perkembangan negosiasi sebelum menentukan langkah berikutnya.

Meski demikian, Trump menegaskan, operasi militer akan kembali dilanjutkan jika kesepakatan tidak tercapai dalam waktu dekat.

Bagikan