
Bicaraplus – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat upaya pencarian terhadap tiga warga negara Spanyol korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo. Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, turun langsung memimpin asistensi operasional pada hari keenam pencarian untuk memastikan operasi berjalan optimal, terukur, dan berkesinambungan.
Dalam keterangannya, Edy Prakoso menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan. Ia menilai keberhasilan menemukan satu korban pada 29 Desember lalu sebagai bukti kuat sinergitas, koordinasi lapangan, dan komitmen kemanusiaan seluruh personel.
Selama berada di Posko Terpadu, Deputi Operasi memimpin rapat evaluasi untuk memetakan perkembangan pencarian sekaligus menentukan strategi lanjutan. Saat ini, fokus diarahkan pada titik-titik penyelaman prioritas dengan pengerahan 11 penyelam profesional, menjaga keseimbangan antara kecepatan operasi dan aspek keselamatan.
Basarnas juga memastikan komunikasi dan empati terhadap keluarga korban terus berjalan. Deputi Operasi bertemu langsung dengan pihak keluarga untuk menyampaikan belasungkawa mendalam, sekaligus berkoordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur serta Bupati Manggarai Barat guna menjamin dukungan penuh pemerintah daerah sejak hari pertama kejadian.
Dukungan internasional turut mengalir. Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, melalui surat resmi menyampaikan apresiasi atas dedikasi Basarnas dan Tim SAR Gabungan, sembari berharap tiga warga negaranya yang masih hilang segera ditemukan. Sebagai bentuk penghormatan budaya dan spiritual, Deputi Basarnas bersama jajaran juga mengikuti prosesi adat serta kegiatan keagamaan di lokasi kejadian.
Menutup agenda asistensinya, Edy Prakoso mengunjungi KN SAR Puntadewa untuk memberikan motivasi langsung kepada personel. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan keselamatan, tidak memaksakan operasi saat kondisi cuaca ekstrem, serta meningkatkan kewaspadaan penyelam terhadap dinamika arus bawah laut.
Basarnas menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas kemanusiaan ini secara profesional, terkoordinasi, dan bertanggung jawab hingga tahap akhir operasi.




