Aksi Demo di Akses Terminal, TPK Kendari Pastikan Operasional Tetap Normal

Ilustrasi Layanan di Terminal Tetap Berjalan

Bicaraplus – Terminal Petikemas Kendari (TPK Kendari) menegaskan bahwa seluruh kegiatan operasional di dalam terminal tetap berjalan normal, meski terjadi aksi mogok dan demonstrasi sebagian sopir truk di sekitar akses jalan menuju terminal.

Manajemen memastikan aktivitas bongkar muat kapal, pelayanan petikemas, serta operasional terminal berlangsung sesuai rencana dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran layanan bagi pengguna jasa.

Terkait kondisi akses jalan, TPK Kendari terus berkoordinasi intensif dengan Kota Kendari. Dalam pertemuan bersama pemerintah kota pada Senin (5/1), kedua pihak menegaskan komitmen untuk mempercepat peningkatan dan perbaikan akses jalan menuju terminal. Sebagai langkah awal, sejak sehari sebelumnya TPK Kendari telah melakukan perbaikan sementara berupa penimbunan material pasir dan batu (sirtu) di sejumlah titik berlubang.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan risiko kecelakaan lalu lintas, baik bagi kendaraan roda dua maupun roda empat, sambil menunggu perbaikan lanjutan secara menyeluruh oleh pemerintah daerah.

Terminal Head TPK Kendari, Herryanto, menegaskan bahwa kegiatan demonstrasi tidak berdampak pada aktivitas terminal. “Kami pastikan operasional bongkar muat dan pelayanan petikemas di dalam Terminal Petikemas Kendari tetap berjalan normal dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dari sisi operasional kapal, TPK Kendari saat ini melayani bongkar muat Meratus Larantuka. Sementara SPIL Rahayu telah menyelesaikan pelayanan dan lepas tambat pada pukul 09.34 WITA. Selanjutnya, terminal dijadwalkan menerima kedatangan Kabonga Baru, Huanghe Mas, dan Tanto Kawan.

Apresiasi juga disampaikan Ketua ALFI/ILFA Provinsi Sulawesi Tenggara, Abd. Rahim Nabok, atas langkah cepat TPK Kendari dalam mendukung penanganan sementara akses jalan. Ia berharap Pemerintah Kota Kendari dapat menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat Selasa, 6 Januari 2026, demi menjaga kelancaran arus logistik dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat TPK Kendari dalam mendukung penanganan sementara di titik-titik jalan berlubang. Kami berharap sinergi antara TPK Kendari dan Pemerintah Kota Kendari dapat segera menuntaskan persoalan akses jalan ini,” pungkas Rahim.

Bagikan