
BicaraPlus – China mengumumkan akan menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat ke sejumlah negara di Timur Tengah di tengah eskalasi konflik kawasan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan, pertempuran yang terjadi telah memicu “bencana kemanusiaan serius” di Iran dan negara-negara sekitarnya.
“Bantuan akan diberikan kepada Iran, Yordania, Lebanon, dan Irak untuk meringankan beban masyarakat terdampak. China telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan darurat,” tegas Lin dalam konferensi pers, belum lama ini.
Selain bantuan, China juga menegaskan akan terus mendorong upaya diplomatik guna menghentikan konflik dan mencegah krisis kemanusiaan meluas.
Sebelumnya, utusan khusus China untuk Timur Tengah Zhao Jun telah melakukan komunikasi dengan Arab Saudi dan menyerukan de-eskalasi.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga menegaskan, perang “seharusnya tidak terjadi” dan mendesak semua pihak segera mengakhiri pertempuran.
Pengumuman bantuan ini datang di tengah dinamika geopolitik yang memanas.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menunda kunjungannya ke Beijing. Gedung Putih menyebut keputusan itu berkaitan dengan konflik yang sedang berlangsung, serta dorongan agar China mendukung pembukaan kembali Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Blokade yang dilakukan Iran sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global dan keamanan kawasan.





