
BicaraPlus – Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan penyakit jantung sering datang tanpa gejala jelas.
Kabar baiknya, banyak PTM bisa dideteksi lebih awal hanya dengan langkah sederhana di rumah atau lewat pos pelayanan kesehatan terdekat.
Kementerian Kesehatan menganjurkan masyarakat, terutama yang merokok, tinggi konsumsi gula–garam–lemak, kurang aktivitas fisik, atau punya riwayat keluarga diabetes, untuk rutin cek kondisi kesehatannya. Jika tidak memiliki alat ukur di rumah, pemeriksaan bisa dilakukan di Posbindu PTM, Puskesmas, praktik dokter, atau klinik terdekat. Berikut salah satu indikator yang waspadai
1. Indeks Massa Tubuh (IMT)
IMT membantu menilai apakah berat badan Anda sudah ideal atau belum.Rumus IMT berikut IMT = Berat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)).
Kategori IMT (Permenkes No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang):
Normal: 18,5 – 25,0
Gemuk (Overweight): >25,0 – 27,0
Obesitas: >27,0
Berat badan berlebih dan obesitas meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.
2. Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Tekanan Darah (TD)
Dua parameter ini adalah “alarm awal” untuk diabetes dan hipertensi.Gula Darah Sewaktu (GDS): sebaiknya < 200 mg/dL dan Tekanan Darah (TD): idealnya sekitar <120/80 mmHg.
Jika hasilnya berulang kali di atas batas normal, segera konsultasi ke tenaga kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di Mana Bisa Cek Kesehatan?
Bagi masyarakat yang tidak memiliki alat pemeriksaan di rumah, deteksi dini bisa dilakukan di: Posbindu PTM, Puskesmas, Praktik dokter, Klinik kesehatan. Deteksi dini bukan hanya untuk pasien, tetapi untuk semua orang yang ingin tetap sehat dan mencegah PTM sejak awal.





