
BicaraPlus – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong peluncuran KulinerHalal.com sebagai direktori digital yang dirancang menjadi rujukan utama masyarakat dalam mencari tempat makan, makanan, dan minuman yang telah bersertifikat halal resmi. Platform ini hadir sebagai solusi teknologi terintegrasi yang memudahkan publik mengakses informasi kuliner halal secara cepat, aman, dan akurat, sekaligus mendukung percepatan sertifikasi halal nasional yang tengah menjadi fokus pemerintah.
Dalam pengembangannya, Indonesian Cloud ditunjuk BPJPH untuk mengelola infrastruktur teknologi serta integrasi data pada platform tersebut. Dukungan cloud lokal ini memastikan seluruh data sertifikasi halal yang tersaji memiliki tingkat akurasi tinggi, aman, dan dapat diakses secara andal oleh masyarakat luas. Dengan integrasi langsung ke basis data resmi BPJPH, pengguna dapat memverifikasi status sertifikat halal restoran, produk makanan, hingga UMKM kuliner rumahan secara real-time dalam satu pintu layanan digital.
Kepala BPJPH, Haikal Hasan atau Babe Haikal, menegaskan bahwa kemudahan akses terhadap data halal merupakan kebutuhan penting di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi produk yang terjamin kehalalannya. Menurutnya, kehadiran KulinerHalal.com menjadi langkah nyata digitalisasi layanan halal yang lebih transparan dan memudahkan konsumen maupun pelaku usaha. Platform ini juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat memilih kuliner, karena setiap merchant yang tampil telah melalui proses verifikasi berbasis data resmi.
Berbeda dari direktori kuliner pada umumnya, KulinerHalal.com tidak hanya menghadirkan fitur pencarian tempat makan halal, tetapi juga membangun ekosistem digital yang lebih luas. Pengguna dapat menikmati fitur verifikasi sertifikat halal, direktori UMKM, discovery restoran halal, booking order, layanan dining, hingga koneksi komunitas halal lifestyle. Seluruh fitur tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem halal nasional sekaligus membuka peluang eksposur yang lebih besar bagi pelaku usaha kuliner, khususnya sektor UMKM.
Untuk memperluas jangkauan, platform ini juga menggandeng berbagai ekosistem digital gaya hidup Muslim dan telekomunikasi, termasuk Muslim Pro serta pengguna Indosat Ooredoo Hutchison melalui aplikasi myIM3 dan bima+. Langkah ini memungkinkan jutaan pengguna di Indonesia mengakses direktori kuliner halal dengan lebih mudah dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan bisnis, wisata keluarga, hingga kebutuhan konsumsi harian masyarakat urban Muslim.
Tak hanya fokus pada sisi konsumen, KulinerHalal.com juga membangun sistem ekonomi digital terintegrasi yang menopang keberlanjutan bisnis para pelaku usaha. Dari sisi teknologi, platform ini diperkuat oleh Indonesian Cloud AI yang mampu menganalisis pola transaksi, membaca tren kuliner, hingga memprediksi kebutuhan stok bahan baku secara lebih akurat. Model ini dinilai akan membantu menjaga efisiensi rantai pasok halal sekaligus memperkuat stabilitas bisnis UMKM dan restoran bersertifikasi halal di berbagai daerah.
Direktur Indonesian Cloud, Andi Alwi Lianto, menilai kehadiran platform ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus kompas utama bagi konsumen Muslim dalam menentukan pilihan kuliner yang terpercaya. Menurutnya, dengan sinergi antara regulator, teknologi, pelaku usaha, dan komunitas, KulinerHalal.com dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat kedaulatan pangan halal serta ekonomi digital nasional.
Kehadiran KulinerHalal.com juga menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekosistem halal terbesar di dunia. Dengan menghubungkan regulator, teknologi, UMKM, konsumen, dan platform lifestyle dalam satu ekosistem, platform ini berpotensi berkembang menjadi super app halal ecosystem untuk sektor kuliner Indonesia. Masyarakat kini dapat mulai menjelajahi ragam kuliner halal nusantara melalui situs resmi KulinerHalal.com





