BMKG Resmi Tetapkan Siklon 91S Menjadi Siklon Tropis Bakung, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

IMG 20251212 WA0041

BicaraPlus – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung telah resmi meningkat statusnya menjadi Siklon Tropis Bakung. Penguatan sistem ini terjadi pada Jumat (12/12) pukul 19.00 WIB, berdasarkan analisis terbaru dari BMKG.

Dalam keterangan resmi, BMKG menyampaikan bahwa Siklon Tropis Bakung memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan udara mencapai 1000 hPa. Sistem ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah barat-barat daya, namun tetap berpotensi memicu dampak tidak langsung.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa meski pusat siklon bergerak menjauhi Indonesia, sistem ini masih dapat memengaruhi kondisi cuaca nasional, terutama dalam bentuk:

  • Peningkatan gelombang tinggi di sejumlah perairan
  • Potensi hujan lebat, angin kencang, dan kondisi cuaca ekstrem
  • Dampak signifikan dalam 1–2 hari ke depan

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan, pekerja maritim, serta masyarakat umum untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi perubahan cuaca yang cepat. Sejumlah perairan yang berpotensi terdampak gelombang tinggi akibat Siklon Tropis Bakung meliputi:

  • Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung
  • Perairan barat Lampung
  • Perairan selatan Jawa bagian barat
  • Samudra Hindia selatan Jawa

BMKG menekankan pentingnya memonitor pembaruan informasi cuaca secara berkala.

Bagikan