Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun Sepanjang 2025

WhatsApp Image 2026 01 09 at 6.00.38 PM

Bicaraplus – Bank Mandiri menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Hingga Desember 2025, bank berkode saham BMRI ini telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp40,99 triliun kepada 355.658 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Penyaluran KUR tersebut sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis rakyat. Dari sisi kualitas, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) di bawah 1 persen.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, melainkan bagian dari upaya pemberdayaan UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. “Melalui akses permodalan yang lebih luas, kami mendorong pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing. Ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam memajukan ekonomi nasional,” ujar Riduan, Kamis (8/1).

Sepanjang 2025, penyaluran KUR Bank Mandiri didominasi oleh sektor produksi dengan porsi 61,54 persen atau setara Rp25,13 triliun. Sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional menjadi penerima terbesar dengan pembiayaan Rp12,75 triliun atau 31,23 persen dari total penyaluran.

Selain itu, sektor jasa produksi menerima pembiayaan sebesar Rp8,76 triliun (21,45 persen), sektor industri pengolahan Rp3,03 triliun (7,43 persen), serta sektor perikanan Rp562 miliar (1,38 persen).

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Bank Mandiri menerapkan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem yang terintegrasi dengan nasabah wholesale, khususnya di sektor-sektor produksi unggulan daerah. Melalui strategi closed-loop financing, sinergi antara UMKM, mitra usaha, dan rantai nilai bisnis terus dioptimalkan guna meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan usaha.

Di sisi layanan, Bank Mandiri juga memperluas akses transaksi dan pembayaran angsuran KUR melalui Mandiri Agen yang tersebar di berbagai wilayah. Inisiatif ini dibarengi dengan edukasi literasi keuangan dan digital agar pelaku UMKM dapat mengelola usahanya secara lebih inklusif dan modern.

Memasuki 2026, Bank Mandiri menyatakan kesiapan untuk mendukung akselerasi penyaluran KUR melalui penguatan sinergi antar Mandiri Group serta pemanfaatan ekosistem pembiayaan terdigitalisasi. “UMKM yang tangguh akan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan menjadi fondasi ketahanan ekonomi nasional. Kami memastikan penyaluran KUR dilakukan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Riduan.

Bagikan