Bahlil Minta AMPG Hentikan Laporan Polisi Soal Meme, Pilih Maaf dan Kedamaian

Untitled design 99

BicaraPlus – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyerukan agar Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menghentikan langkah hukum terhadap sejumlah akun media sosial yang sempat mengunggah meme tentang dirinya. Ia menegaskan, dirinya telah memaafkan para pembuat konten tersebut.

“Nanti saya minta sudah, hentikan saja. Apalagi kalau mereka sudah meminta maaf. Allah saja mau memaafkan umat-Nya yang bertobat, masa kita manusia tidak bisa? Jangan sampai kita melebihi kodrat ilahi,” ujar Bahlil di kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (24/10).

Bahlil menambahkan, dirinya akan berbicara langsung dengan AMPG agar persoalan ini tidak berlarut-larut.
“InsyaAllah saya akan panggil adik-adik saya di AMPG. Kalau sudah minta maaf, ya sudah, kita maafkan. Jangan diperpanjang lagi. Tapi tolong, jadikan ini pelajaran—kita beri contoh yang baik untuk rakyat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Sebelumnya, beberapa akun media sosial dilaporkan oleh AMPG ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan melalui unggahan meme tentang Bahlil. Melalui akun Instagram Antara, disebutkan bahwa laporan itu disampaikan AMPG pada Senin (20/10) siang, lengkap dengan bukti awal yang diserahkan ke Subdit Siber Polda Metro Jaya.

Wakil Ketua Umum AMPG, Sedek Bahta, menjelaskan laporan tersebut tidak hanya menyoroti meme yang dianggap menghina Bahlil, tetapi juga konten yang menyerang Partai Golkar. Ia menilai, unggahan-unggahan tersebut memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 27 dan 28 Undang-Undang ITE serta Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Sebelum melapor, AMPG sempat melayangkan somasi kepada akun-akun terkait. Beberapa di antaranya disebut sudah kooperatif dengan menurunkan unggahan yang dimaksud.
“Kami tidak menutup kemungkinan untuk menelusuri akun lain yang ikut memposting atau menyebarkan konten serupa,” pungkas Sedek.

Bagikan