Bahlil Laporkan Progres Hilirisasi hingga Kesiapan BBM Jelang Ramadan

4813WhatsApp Image 2026 02 11 at 7.37.30 PM

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Dalam rapat itu, Prabowo membahas progres sejumlah program prioritas nasional, mulai dari sektor pangan, energi, hingga hilirisasi industri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden memberi perhatian khusus pada sektor energi dan investasi, termasuk aktivitas pertambangan di Sumatera Utara.

Menurut Bahlil, Presiden menekankan pentingnya kepastian hukum sekaligus perlindungan investasi.

“Tadi Bapak Presiden mengarahkan, kalau memang tidak ada pelanggaran harus dipulihkan hak-hak investor. Kalau ada pelanggaran, ya diberikan sanksi secara proporsional,” kata Bahlil, merujuk pada tambang Martabe di Sumatra Utara.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan keberlanjutan investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Selain itu, Bahlil juga melaporkan perkembangan program hilirisasi industri. Program ini menjadi bagian dari agenda besar transformasi ekonomi pemerintah.

Menurut dia, dari 18 proyek hilirisasi yang telah dipaparkan sebelumnya, enam proyek sudah memasuki tahap groundbreaking. Sisanya ditargetkan menyusul dalam waktu dekat.

“Enam proyek sudah groundbreaking, sisanya segera menyusul,” ujarnya.

Dalam rapat yang sama, Bahlil juga memastikan kesiapan pasokan energi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah, kata dia, menjamin stok BBM dan LPG dalam kondisi aman.

“Baik LPG maupun BBM untuk puasa dan Idulfitri dipastikan cukup dan terkendali,” kata Bahlil.

Rapat ini menunjukkan fokus pemerintah pada stabilitas ekonomi, keberlanjutan investasi, serta percepatan hilirisasi industri di tengah dinamika ekonomi global.

Bagikan