Airlangga Laporkan Ekonomi RI ke Prabowo: Tumbuh 5,39% di Kuartal IV

4137WhatsApp Image 2026 02 11 at 7.37.02 PM

BicaraPlus – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin. Salah satu yang dibahas adalah perkembangan indikator makroekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV mencapai 5,39 persen. Menurut dia, angka tersebut termasuk yang tertinggi di antara negara G20.

“Pertumbuhan 5,11 persen secara year-on-year juga sangat baik,” kata Airlangga.

Dari sektor riil, aktivitas manufaktur masih berada di zona ekspansi dengan indeks PMI 52,6. Tingkat keyakinan konsumen pada Januari juga tercatat meningkat dibandingkan Desember.

“Indeks keyakinan konsumen naik ke level 127. Kalau mengacu Mandiri Spending Index, angkanya di 372,5,” ujarnya.

Kinerja konsumsi domestik juga menunjukkan tren positif. Penjualan riil tumbuh 7,9 persen secara tahunan, naik cukup signifikan dibanding Desember tahun sebelumnya yang tumbuh 3,5 persen.

Airlangga juga melaporkan neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus hingga 68 bulan berturut-turut per Desember, dengan nilai sekitar USD 2,51 miliar.

Selain itu, realisasi investasi gabungan PMA dan PMDN mencapai Rp 1.931,2 triliun. Cadangan devisa tercatat tinggi di level USD 154,6 miliar, sementara pertumbuhan kredit mencapai 9,69 persen.

Dari sisi penilaian lembaga internasional, peringkat kredit Indonesia masih berada pada level investment grade. Namun pemerintah tetap mewaspadai outlook negatif dari Moody’s.

“Nah ini tentu perlu diperhatikan, terutama terkait penerimaan negara yang berpotensi meningkat dan rencana Danantara,” kata Airlangga.

Rapat tersebut menegaskan fokus pemerintah menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan di tengah dinamika global.

Bagikan