AHY: Konflik Timur Tengah Ganggu Ketahanan Energi Global

20260207081018 2026 02 07post081004

BicaraPlus – Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyesalkan pecahnya konflik di Timur Tengah. Menurutnya, perang tersebut menimbulkan dampak langsung maupun tidak langsung bagi banyak negara, termasuk Indonesia.

“Ini masa yang tidak mudah bagi dunia. Ironis, di bulan suci Ramadan justru terjadi peperangan, konflik, korban jiwa, dan kehancuran, terutama di Timur Tengah,” kata AHY di sela acara World Engineering Day for Sustainable Development (WED) 2026 (4/3).

Ia menilai konflik tersebut berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, terutama sektor energi. Ketegangan geopolitik di kawasan itu, kata dia, dapat berdampak pada ketahanan energi dunia, termasuk Indonesia.

Karena itu, AHY menegaskan pentingnya memperkuat kemandirian nasional di sektor pangan, energi, dan air. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus pada tiga aspek tersebut sebagai fondasi ketahanan nasional.

“Presiden menekankan pentingnya self-reliance: food security, energy security, dan juga water security,” ujar AHY.

Ia menilai persoalan air kerap luput dari perhatian, padahal sangat mendasar bagi kehidupan dan pembangunan.

Menurut dia, Indonesia sering menghadapi dua kondisi ekstrem. Saat kemarau, ketersediaan air menurun hingga memicu kekeringan, gagal panen, dan kekurangan pasokan air rumah tangga. Sebaliknya, pada musim hujan, curah hujan tinggi dapat memicu banjir, sementara kualitas air belum tentu layak konsumsi.

AHY mengatakan pemerintah akan terus mendorong pembangunan infrastruktur yang mendukung kemandirian pangan, energi, dan air. Langkah ini penting untuk mengantisipasi guncangan global, seperti lonjakan harga energi atau gangguan pasokan.

Ia juga berharap konflik di Timur Tengah tidak berlangsung lama. Namun, eskalasi situasi di kawasan tersebut sulit diprediksi.

“Bahkan Amerika Serikat pun tidak selalu bisa memastikan bagaimana situasi akan berkembang dan apa dampaknya,” kata AHY.

Karena itu, ia menegaskan Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan dengan memperkuat infrastruktur serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kita harus terus membangun kemandirian pangan, energi, dan air, sekaligus memperkuat sumber daya manusia,”tandasnya.

Bagikan