400 Mahasiswa Unand Turun Verifikasi 20 Ribu Rumah Rusak di Sumbar

IMG Netral News Admin 68 S39KGDPZV0

bicaraplus – Upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi basah di Sumatera Barat terus diperkuat. Sebanyak 400 mahasiswa Universitas Andalas resmi diterjunkan untuk mendukung proses verifikasi dan validasi rumah warga terdampak banjir bandang dan longsor.

Mahasiswa yang terlibat merupakan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan akan bekerja di 13 kabupaten/kota di Sumbar. Mereka bertugas mendata tingkat kerusakan rumah warga dengan klasifikasi rusak ringan, sedang, dan berat, sesuai standar dan regulasi BNPB.

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kolaborasi multipihak atau pentaheliks, melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Keterlibatan mahasiswa dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan berbasis data yang akurat.

Sebelum turun ke lapangan, para mahasiswa mendapatkan pembekalan teknis terkait format verifikasi dan akan didampingi Babinsa serta Bhabinkamtibmas guna memastikan kelancaran dan keamanan proses pendataan.

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmen kampus sebagai mitra strategis negara dalam fase pemulihan dan rekonstruksi pascabencana.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyebutkan bahwa lebih dari 20 ribu rumah tercatat mengalami kerusakan akibat bencana. Hasil verifikasi ini akan menjadi acuan utama rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

Proses verifikasi dijadwalkan mulai Sabtu (3/1) hingga Rabu (7/1), dengan target data rampung tepat waktu guna mempercepat langkah pemulihan di daerah terdampak.

Bagikan